Episode Negeri Mimpi

Fair Trade sebagai Salah Satu Strategi Pemasaran

Posted by Yainal on Jun 2, 2008 in Business Development | 8 Comments

Fair TradePertama kali saya mendengar tentang Fair Trade adalah pada medio tahun 2003 (atau mungkin juga sebelumnya, saya lupa). Seingat saya, saat itu saya masih membantu program kerjasama DIHK – KADIN Indonesia dan Asosiasi. Dan berhubung aktivitas yang akan datang banyak bergerak di sektor teknologi informasi, maka informasi itu pun terlupakan dengan sendirinya.

Menurut sejarahnya, Fair Trade adalah sebuah gerakan sosial yang muncul akibat adanya ketidakadilan antara produsen dan konsumen. Seringkali terjadi, konsumen merasa bahwa produsen harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi terhadap suatu produk dari yang seharusnya. Sementara itu, hal yang sama pun juga dirasakan oleh produsen, terutama produsen yang skala usahanya masih kecil. Di sinilah kemudian muncul konsep Fair Trade yang berusaha untuk mengupayakan sebuah kemitraan perdagangan yang didasarkan pada dialog, transparansi dan respek dari kedua belah pihak. Seiring dengan berjalannya putaran waktu, konsep Fair Trade ini pun semakin berkembang pula (merujuk pada definisi dan prinsip-prinsip yang ada dari The International Fair Trade Association – IFAT ).

Nah permasalahannya, bagaimana mengaplikasikannya Fair Trade ini sebagai salah satu strategi pemasaran?

Dalam Fair Trade, produsen dan konsumen memiliki posisi yang sejajar. Selain itu, kedua belah pihak juga mengedepankan asas transparansi. Bagaimana ini dilakukan? Melalui informasi dan komunikasi. Sebagai contoh adalah dalam menentukan harga jual. Produsen menghitung seluruh komponen biaya produksi, termasuk aspek konservasi, edukasi dan sosial. Faktor-faktor pembentuk harga jual tersebut kemudian diinformasikan secara terbuka kepada konsumen, begitu juga mengenai proses produksinya. Dan jika komunikasi ini dilakukan dengan benar, maka konsumen pun akan bersedia membayar harga jual yang ditawarkan sebagai salah satu apresiasi mereka.

Khawatir tidak mendapatkan pasar (atau konsumen)? Tidak usah khawatir! Manfaatkan jaringan Fair Trade yang sudah berkembang luas di seluruh dunia ini. Salah satu contoh, pasar ekspor untuk kerajinan misalnya. Coba saja masuk ke jaringan Ten Thousand Villages, disana sudah terbentuk jaringan yang menjalankan konsep Fair Trade. Dan masih banyak lagi. Sejauh yang saya ketahui, masing-masing komoditi atau produk memiliki jaringan tersendiri.

Masih ragu dan butuh cerita sukses? APIKRI yang memboyong tagline ”The Voice of Fair Trade” sudah membuktikannya. Di Bali, ada juga Mitra Bali yang memboyong tagline “Supporting Craft Producers through Fair Trade”.

Baca juga:
- Mewujudkan Fair Trade Hingga ke Pelosok Desa
- Gung Alit Mewujudkan Perdagangan yang Berkeadilan

*gambar diambil dari material promosi air Trade di sini

Comments

8 Responses to “Fair Trade sebagai Salah Satu Strategi Pemasaran”
  1. Rindu says:

    Serasa lagi kuliah management pemasaran yah… canda deh !!

    :)

  2. fair trade? jujur saja ini merupakan itilah yang baru di telinga saya, mas yain. tapi dari paparan mas yain agaknya konsep ini bagus juga utk menjembatani kepentingan antara produsen dan konsumen. mudah2an konsep ini bisa direalisasikan dalam kehidupan nyata, sehingga terjadi simbiosis mutualistis, sama2 diuntungkan, baik produsen maupun konsumen. *wew… nyambung nggak yah?*

    pak Sawali..
    dalam prakteknya ini sudah diterapkan, walau memang belum semuanya melakukannya..
    :)

  3. anton says:

    Baca juga:
    - Mewujudkan Fair Trade Hingga ke Pelosok Desa
    - Gung Alit Mewujudkan Perdagangan yang Berkeadilan

    hahaha. aku baru tau. trnyata dua tulisanku udh dilink karo mas yainal. tp kok biyen2 ga kontak yo. :D

    tak kenal maka tak sayang.. :)

  4. candy says:

    saya agak pesimis sama fairtrade.
    konsepnya aja ngambang gitu.

    lgian perdagangan emang ga seharusnya adil ko.

    wa parah ni, langsung di cap realis.
    hahha.

    pesimis dan optimis bedaya tipiss… :)

  5. erde says:

    biar lebih pd ngerti, jelasin jg mas ttg free trade, freer trade baru ke fair trade. gudluck.

  6. mantab infonya. thanks ya

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. [...] Event pertama kali ini akan mengambil tema “Fair Trade & European Market Penetration Strategies“. Sebuah tema yang (menurut saya) cukup hangat dan menarik, terlebih bagi mereka yang ingin/sedang menjalankan usaha berorientasi ekspor dan ingin menggunakannya sebagai salah satu strategi. [...]

  2. [...] Creative Worker atau Knowledge Worker Peneliti Teknologi Informasi Profesi Paling Dicari di Eropa Fair Trade sebagai salah satu strategi pemasaran Internet bagi UKM harus Mempelajari Trend Merengkuh Pasar Ekonomi Kreatif Ala Petruk dan [...]



Leave a Reply


Previous Article : Internet bagi UKM? Harus!