Episode Negeri Mimpi

Driving Innovation Through Partnership, A Note from The National Innovation Day 2008

I love open source! I admit it! Meski begitu, bukan berarti mata saya harus tertutup pada aplikasi-aplikasi yang bersifat komersial kan? Alasan inilah yang kemudian membuat saya untuk ikut hadir dalam National Innovation Day 2008 pada tanggal 3 Desember 2008 kemarin hari di JW Marriot, Jakarta. Sekedar informasi, National Innovation Day (NID) adalah even tahunan yang digelar oleh Microsoft Indonesia. Dan khusus untuk 2008, ini adalah tahun kedua dari even tersebut.

Microsoft National Innovation Day 2008

Ada banyak catatan pribadi yang saya dapatkan dari even tersebut. Namun secara umum, salah satu poin menarik (bagi saya) dari even tersebut adalah peluncuran program Microsoft BizSpark, suatu program pembinaan bagi para Independent Software Vendor (ISV) baru agar mereka dapat memulai bisnisnya dengan mudah.

Ahhh… biasa itu.. promosi.. public relations.. bla.. bla.. bla..  

Yak.. betulll… tapi jangan berpikir negatif dulu. Meski open surce menjadi urat baru dalam industri perangkat lunak, Microsoft sebagai salah satu produsen aplikasi masih memegang peranan penting. Tidak hanya di Indonesia, tapi di dunia. Diakui atau tidak. Dan atas dasar inilah saya mencoba melihatnya dari sisi yang lain.

Dari sisi saya, BizSpark adalah peluang dan kesempatan bagi para pengembang aplikasi lokal. Kenapa bisa begitu? Sederhana. Modal, jaringan dan akses global.

Banyak orang mengeluh tentang kekurangan atau tidak adanya modal ketika akan memulai usahanya. Dan bagi para pengembang aplikasi perangkat lunak yang berbasis produk Microsoft, salah satu komponen modal adalah mahalnya lisensi daei aplikasi-aplikasi resmi yang dibutuhkannya. Dan daripada kena pasal masalah pembajakan, saya melihat BizSpark bisa menjadi pilihan dan solusi dari masalah ini. Belum lagi mengenai jaringan untuk distribusi dan penjualan.

BizSpark memberikan kesempatan bagi perusahaan yang sudah berjalan kurang dari 3 tahun, memiliki omzet kurang dari USD 500 ribu per tahun (USD 1 juta untuk informasi terbaru di websitenya) dan memiliki karyawan minimal 25 – 50 orang untuk bergabung di dalamnya. Gratis, dan ini masa keanggotaan ini berlaku selama 3 tahun, maksimal. Setalah masa itu usai, perusahaan diwajibkan untuk membayar USD 100.

Jika dilihat dari sisi bisnis, pola diatas tersebut menguntungkan. Modal yang kita keluarkan tidaklah besar, aplikasi untuk pengembangan jelas-jelas legal, dan yang paling penting adalah jaringan serta dukungan di belakang layar yang jelas-jelas bisa diharapkan. Itu semua unuk jangka pendek. Dalam jangka panjang, mau tidak mau para perusahaan yang sudah menggunakan produk Microsoft tersebut harus membeli versi legalnya. Fair enough.. dan saya rasa ini bukanlah kendala jika bisnis sudah berdaya saing global. Kolaborasi yang baik akan memberikan win-win solutions.

Microsoft National Innovation Day 2008

*note: bukan posting pesanan

Berita terkait lainnya:

Comments

One Response to “Driving Innovation Through Partnership, A Note from The National Innovation Day 2008”
  1. Hallo, salam kenal.
    Daku juga turut hadir di sana, padahal daku juga pengguna open source. Banyak yg daku lihat sebagai hal yang luar biasa di sana, seperti WebUI, rasanya aplikasi web yang keren banget.

    Yuk bikin versi open source-nya.

    sipp.. boleh. kapan2 kita ngobrol utk ini ya… btw, aku foto sandal nyasar.. punya dirimu kah? hehehe.. :)

Leave a Reply