Selamat Datang (di) Republik Kreatif
Awal tahun 2008 (jika saya tidak salah ingat), ada keinginan dari sebagian putra dan putri terbaik dari bangsa ini untuk berbuat sesuatu bagi negerinya. Hampir semua dari mereka saat ini sedang ada di negeri dongeng. Negeri yang hanya dinikmati oleh orang-orang yang beruntung. Poin utama saat itu, ada beberapa gagasan dan ide tentang beberapa model pilot project untuk berbuat sesuatu yang ujungnya bisa membawa negeri ini ke arah yang lebih baik. Salah satu dari sekian banyak ide yang ada saat itu adalah venture capital dan pure business model.
Pertanyaan yang ada di benak kami saat itu, targetnya siapa?
Jogja Event: Blogging for Fundraising. Mau?
Dampak dari krisis global tidak hanya pada dunia usaha. Beberapa lembaga donor (lokal dan internasional) pun terkena imbasnya. Sebagian lembaga donor sudah mengubah model kerjasamanya, beberapa lainnya bahkan memutuskan untuk mengurangi dana yang dikucurkan. Akibatnya, banyak organisasi berbasis sosial dan kemasyarakatan (dan selama ini bergantung pada lembaga donor) yang juga terkena efek samping dari krisis global ini.
Mulai pertengahan 2008, saya beberapa kali mendengar bahwa organisasi-organisasi nirlaba ini bingung tentang bagaimana kelanjutan dari program yang sedang mereka jalankan. Efeknya, banyak dari organisasi ini jalan di tempat dan tanpa tahu harus bagaimana.
Kenapa?
5 Alasan Tersenyum di Tahun Krisis Global 2009
Saya percaya bahwa ada banyak alasan untuk tersenyum. Tanpa alasan pun bisa. Demikian juga di tahun 2009 yang berada dibawah bayang-bayang krisis global ini. Atau, jika mengikuti pendapat Mas Iqbal, senyum sedikit itu berkahnya selangit. Betul begitu Mas?
Nah bagi saya pribadi, setidaknya saya memiliki 5 alasan untuk tersenyum di tahun kreatif ini:
Selengkapnya »
Shell LiveWIRE Business Start-Up Awards 2009
Shell Indonesia kembali menyelenggarakan LiveWIRE Business Start-Up Awards 2009 yang merupakan ajang penghargaan bagi generasi yang muda dan berani berwirausaha.
Berminat?
Untuk ikut serta, cukup isi lengkap formulir yang disediakan dengan menyertakan foto-foto dari usaha yang dijalankan. Tuliskanlah informasi yang memadai dan pastikan jawaban yang ada relevan dengan pertanyaan yang ada. Setelah selesai, kirimkan kembali formulir tersebut.
Membangun Usaha Kreatif a la Jogja
Lelaki itu berjalan tergesa menaiki anak tangga menuju lantai 2 stasiun Gambir, Jakarta. Berkali-kali ia melihat jam di tangannya. Terburu dan sedang mengejar waktu. Maklum, tak lama lagi kereta api Taksaka yang akan dinaikinya itu segera diberangkatkan. Tak lama kemudian, sampailah ia di lantai paling atas. Sambil sedikit berlari, ia mencari nomor gerbong dimana tempat duduknya berada. Setelah ketemu, dan mengkonfirmasikannya ke petugas PJKA yang da di depan pintu masuk kereta, ia pun masuk dan mencari tempat duduknya.” Ahh.. akhirnya ketemu juga”, pikirnya.














